Lubuk Kertang Ikuti Pelatihan Pengelolaan Limbah Tanaman Mangrove Sebagai Pewarna Alami Dengan Tekhnik Ecoprint.

Foto bersama antara Pemateri da peserta pelatihan dengan menunjukkan hasil dari pembuatan warna alami dari tumbuhan (Ecoprint).

lubukkertang.desa.id – Selasa, 11/08/20 Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Sumatera Utara Medan mengadakan Pelatihan Pengelolaan Limbah Tanaman Mangrove Sebagai Bahan Pewarna Alami dengan Tekhnik Ecoprint di MTs Madinatul Ilmi Desa Lubuk Kertang Kecamatan Berandan Barat Kab. Langkat.

Ecoprint adalah teknik memberi pola pada bahan atau kain menggunakan bahan alami. Teknik ini mudah diterapkan di rumah masing-masing. Kegiatan ini bisa menjadi kegiatan akhir pekan yang menghasilkan barang unik.

“Pewarna alami ini menggunakan bahan dari daun mangrove, daun jati, daun lanang, daun jambu, daun kelengkeng dan daun-daun lainnya. Dimana kain yang sudah direndam dengan larutan cuka agar tannim (bisa berubah teh yang pekat, Gambir, kulit kayu mangrove atau lainnya ) agar menghasilkan warna maksimal, “, ujar Dr. Iwan Risnasari, S.Hut, M.Si

“Kemudian kain, gelas, kulit kertas atau bahan lainnya yang sebelumnya sudah direndam dengan dengan cairan AA (Alumunium Acetate) yang terdiri dari 2 bahan (alum/tawas dan acetate). Dimana  sebelumnya cairan tersebut direbus hingga mendidih. Setelah rendaman dingin angkat, jemur dan kemudian dibilas”, tambah beliau.

Proses saat pembuatan Ecoprint.

“Setelah itu larutan CC (calcium carbonate) larutkan ke dalam sedikit air panas, tambahkan air hangat kurang lebih 1 liter, rendamkan kain hingga dingin, lalu peras, jemur dan Dibilas. Setelah proses itu, maka susunlah atau tata daun sesuai keinginan. Lalu kukus kurang lebih selama 2 jam. Angkat kain secara perlahan, lalu buka dan lihat hasil dari ecoprin yang telah dibuat”, tegas beliau.

Hasil dari proses pembuatan Ecoprint.
Hasil Ecoprint pada gelas.

Zul Insan selaku kades Lubuk Kertang, sangat senang dan berterimakasih kepada pihak USU yang telah mengadakan pelatihan ini kepada warga Lubuk Kertang. Selain menambah ilmu dan wawasan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah kreatifitas, inovatif dan mandiri dari warga Lubuk Kertang.

Zul Insan selaku kades Lubuk Kertang memberikan kata sambutan sebelum pelatihan dimulai.

Kegiatan ini diikuti oleh kelompok wanita tani mandiri dan siswa Madinatul Ilmi desa Lubuk Kertang. Dimana kegiatan ini dilaksanakan kembali pada Sabtu, 15/08/20.

Hasil dari pembuatan warna alami dari tumbuhan oleh peserta pelatihan.

 

2 Comments

Tinggalkan Balasan