Ditengah Wabah Covid-19, Purun Serasi Lubuk Kertang Kebanjiran Orderan Masker.

Semangat ibu-ibu anggota Purun Serasi dalam membuat masker.

Covid-19 merupakan virus yang sangat menakutkan bagi seluruh negara. Bahkan di Indonesia telah terdapat beberapa wilayahnya menjadi zona merah virus Corona ini.

Keberadaan virus ini benar-benar menyusahkan dan merepotkan. Baik di bidang kesehatan, pertanian, perdagangan bahkan sektor-sektor lainnya.

Tidak sedikit warga yang harus kehilangan pekerjaan dikarenakan virus covid-19 ini. Sehingga mengalami kesulitan di dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Desa Lubuk Kertang Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat, Alhamdulillah sejauh ini masih dalam zona aman, belum ada satupun yang positif Corona. Namun tidak dapat dipungkiri tetap saja virus ini membawa dampak yang besar terhadap pendapatan ekonomi warga Desa Lubuk Kertang.

Tetapi dibalik sisi negatif virus ini, Kelompok Purun Serasi Desa Lubuk Kertang malah kebanjiran orderan masker dari PT Pertamina Susu, Pemdes Lubuk Kertang dan pesanan dari perorangan.

Tidak main-main jumlah orderan bahkan sampai ribuan. Seperti Pertamina memesan 500 pcs, bahkan Pemdes Lubuk Kertang memesan 1000 pcs, belum lagi pesanan dari perorangan.

Proses pemotongan kain yang akan dibuat masker.

“Kelompok Purun Serasi ini terdiri dariĀ  8 orang anggota aktif yang merupakan kaum ibu-ibu. Kami membuat masker ini dengan penuh semangat demi kesehatan dan keamanan seluruh warga. Tidak hanya itu kami bersyukur dapat memiliki penghasilan tak terduga di tengah-tengah wabah virus Corona ini”, ujar Milda Rizki merupakan salah satu anggota (23/04/20).

Milda Rizki salah satu anggotan Purun Serasi sedang menjahit masker.

“Kami juga berterimakasih kepada Pertamina, Pemdes Lubuk Kertang, dan pemesan masker lainnya yang telah percaya kepada kelompok kami. Kami berharap pandemi virus Corona ini segera berakhir”, tambah beliau.

Masker hasil buatan Kelompok Serasi Desa Lubuk Kertang.

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*