Hutan Mangrove, Sumber Kehidupan Bagi Lubuk Kertang.

Hutan Mangrove merupakan salah satu ekosistem hutan dengan kelompok tumbuhan yang di daerah dengan kadar garam yang tinggi.

Mangrove bermanfaat sebagai benteng pencegah abrasi atau pengikisan pantai oleh gelombang air laut. Selain itu, Mangrove juga menjadi paru-paru dunia, sumber ekonomi, tempat habitat flora dan fauna, mengurangi polusi dan pencemaran udara.

Hutan Mangrove yang menjadi korban penebangan liar.

Ekosistem di Hutan Mangrove sangat bermanfaat bagi kehidupan warga Lubuk Kertang. Misalnya, sebagai tempat berlindungnya berapa binatang seperti burung, ikan, udang dan kepiting, penghasil kayu dan mempercepat pertumbuhan lahan baru.

Maka dari itu sebagian besar warga Lubuk Kertang menggantungkan nasib di hutan mangrove sebagai nelayan. Mereka mencari rejeki dari hewan-hewan yang berada di Hutan Mangrove.

“Melihat hutan hati sangat gembira, karena banyak makhluk yang ketergantungan dengan hutan. Tidak hanya manusia bahkan hewan juga membutuhkan hutan. Saya akan kembangkan dan lestarikan hutan, dan pihak desa akan melakukan Deklarasi tentang penjagaan dan pengamanan hutan dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab”, ujar Zul Insan sekalu Kades Lubuk Kertang.

Tepat pada kamis (01/08/19) Zul Insan ditemani Muhammad Sofyan (BPD) dan beberapa warga melakukan Patroli Hutan. Mereka melakukan pengintaian ke setiap wilayah hutan mangrove dari  orang-orang yang melakukan penebangan hutan secara liar.

Kegiatan ini dilakukan agar hutan mangrove dapat terjaga dengan baik, sehingga dapat menjadi tempat mata pencaharian yang menjanjikan bagi warga Lubuk Kertang. Sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonimi keluarga bagi warga.

Kegiatan menuju wilayah hutan mangrove yang ditebang liar.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan